Wed. Oct 27th, 2021
Konsep Pernikahan Syar'i Sederhana

Bagi pasangan Muslim, menjalani prosesi pernikahan syar’i adalah impian sebagian besar umat. Biasanya konsep pernikahan syar’i secara tidak langsung akan memberikan perasaan yang benar-benar lega dan tenang. Bahkan pernikahan dengan konsep pernikahan syar’i sederhana juga bisa menekan biaya pernikahan karena tidak berlebihan dalam mengadakan acara. Nah, lalu bagaimana konsep pernikahan syar’i yang sederhana? Simak dibawah ini untuk ulasan lengkapnya: 

1. Melakukan Prosesi Akad Nikah 

Pada prosesi akad nikah biasanya kedua mempelai akan duduk di depan penghulu. Namun, pada konsep pernikahan syar’i hal ini tidak berlaku karena hanya mempelai laki-laki saja yang duduk di depan penghulu sedangkan mempelai perempuan menunggu di ruangan berbeda. 

Hal ini dilakukan karena pada dasarnya kedua mempelai belumlah sah sebelum akad nikah dilakukan sehingga belum boleh untuk bertemu pandang. Apabila prosesi akad nikah telah selesai dilakukan maka, barulah boleh kedua mempelai bertemu. 

2. Gaun Pengantin serta Make Up Tidak Berlebihan 

Hal selanjutnya yang perlu dipersiapkan dalam konsep pernikahan syar’i sederhana adalah gaun pengantin yang tidak memperlihatkan lekukan tubuh. Tentunya juga tertutup sesuai syariat Islam. Riasan make up pun juga sederhana tanpa harus terlalu mencolok dan menarik perhatian tamu undangan. Hal ini tentu sesuai dengan Islam yang tidak memperbolehkan segala sesuatunya berlebihan.

3. Tamu yang Dipisah 

Memisahkan antara tamu perempuan serta laki-laki dalam konsep pernikahan syar’i juga menjadi hal yang penting dilakukan. Hal ini perlu dilakukan untuk menjaga pandangan dari lawan jenis yang bukan muhrim. Tentunya hal ini adalah salah satu yang harus dilakukan dalam konsep pernikahan syar’i sederhana.

4. Foto Pre-Wedding Dilakukan Setelah Menikah 

Hal unik yang ada dalam pernikahan syar’i adalah tidak adanya foto pre wedding yang biasanya dipajang di depan ruangan pernikahan. Sesi foto ini biasanya akan dilakukan setelah akad nikah atau pernikahan telah selesai dilakukan serta kedua pasangan telah sah di mata agama.

Tentunya hal ini merupakan suatu hal yang harus dilakukan karena pada dasarnya sebelum akad nikah dilakukan, pasangan belumlah boleh berpandangan bahkan bersentuhan. Hal inilah yang akhirnya menjadi alasan pasangan yang menikah dengan konsep syar’i tidak memajang foto pre wedding saat pernikahan berlangsung. 

5. Mahar yang Bermanfaat 

Mahar selalu menjadi pertimbangan yang cukup rumit dalam pernikahan. Bahkan dalam konsep pernikahan syar’i sederhana sekalipun. Pertimbangan mahar yang tepat dan bermanfaat haruslah dipikirkan secara matang. Tentunya mahar ini tidak boleh memberatkan pihak mempelai laki-laki namun juga tetap bermanfaat bagi pihak sang calon istri.

6. Hiburan yang Baik 

Melakukan konsep pernikahan syar’i bukan berarti melakukan prosesi pernikahan tanpa adanya hiburan. Menghadirkan hiburan dalam konsep pernikahan ini tentu diperbolehkan namun, dengan syarat tetap sesuai dengan aturan dalam Islam. Lantunan lagu Islami dengan penyanyi pria bisa menjadi salah satu rekomendasi yang bisa dilakukan. Penyanyi wanita dalam konsep syar’i tentu bukan menjadi pilihan yang tepat. Hal ini karena pada dasarnya suara bagi wanita juga termasuk aurat. 

Itulah tadi konsep pernikahan syar’i sederhana yang bisa dijadikan rekomendasi. Tentunya dengan berbagai pertimbangan yang matang dari kedua belah pihak, pernikahan akan bisa terlaksana dengan baik. Sebenarnya Islam memang memberikan kemudahan bagi umatnya dalam melangsungkan pernikahan. Hal ini juga terlihat dalam syarat yang harus dilakukan dalam melakukan pernikahan sesuai anjuran Islam dimana, pengantin tidak perlu berlebih-lebihan dalam menyiapkannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *